Rabu, 25 November 2020

PENGEMBANGAN & PEMBERDAYAAN SUMBER DAYA MANUSIA

 A.       Pengembangan

1.      Pengertian Pengembangan

Pengembangan adalah suatu usaha untuk meningkatkan kemampuan teknis, teoretis, konseptual dan moral karyawan sesuai dengan kebutuhan pekerjaan/jabatan melalui pendidikan dan latihan. Pengembangan sumber daya manusia adalah aktivitas belajar yang diorganisasi dan dirancang dalam suatu organisasi untuk peningkatkan performan dan/atau meningkatkan pribadi guna mencapai tujuan dari peningkatan tugas individu dan/atau organisasi.

2.      Tujuan Pengembangan

Tujuan pengembangan karyawan adalah memperbaiki  efektivitas karyawan dalam mencapai hail kerja yang telah ditetapkan. Perbaikan efektivitas kerja dapat dilakukan dengan cara memperbaiki pengetahuan. Ada beberapa tujuan yang ingin dicapai dengan penyelenggaraan pengembangan karyawan yaitu :

a.       Meningkatkan produktivitas kerja

b.      Meningkatkan efisiensi

c.       Mengurangi kerusakan

d.      Menghindari (mengurangi) kecelakaan

e.       Meningkatkan pelayanan (konsumen)

f.        Memperbaiki dan meningkatkan moral karyawan

g.      Meningkatkan karier

h.      Meningkatkan cara berfikir secara konseptual

i.        Meningkatkan kepemimpinan

j.        Meningkatkan prestasi yang pada akhirnya berdampak pada peningkatan balas jasa (gaji).

3.      Proses Pengembangan

a.       Penentuan kebutuhan

b.      Penentuan sasaran

c.       Penetapan isi program

d.      Identifikasi prinsip-prinsip belajar

e.       Pelaksanaan program

f.        Penilaian pelaksanaan program

4.   Tolak Ukur Keberhasilan Program Pengembangan

a.       Prestasi kerja karyawan meningkat

b.      Kedisiplinan karyawan meningkat

c.       Absensi karyawan rendah

d.      Tingkat kerusakan produksi, alat dan mesin rendah

e.       Tingkat kecelakaan rendah

f.        Tingkat pemborosan bahan baku, tenaga dan waktu

g.      rendah

h.      Tingkat kerja sama karyawan meningkat

i.        Tingkat upah insentif karyawan meningkat

j.        Prakarsa karyawan meningkat

k.      Kepemimpinan dan keputusan manajer lebih bijaksana

5.      Pemberdayaan

a.       Pengertian Pemberdayaan

Pemberdayaan (empowerment) merupakan hal penting dan strategis untuk memperbaiki dan meningkatkan kinerja organisasi baik organisasi yang bergerak dalam.kegiatan pernerintahan maupun organisasi yang bergerak dalam kegiatan wirausaha. Pemberdayaan dalam suatu organisasi memberikan suport seperti: unsur-unsur dalam organisasi/manajemen, aspek-aspek / komponen-komponen, organisasi atau manajemen, kompetensi, wewenang dan tanggung jawab dalam organisasi /manajemen tersebut. Pemberdayaan dimaksudkan dalam hal ini adalah memberikan "daya"(energi atau power) yang lebih daripada sebelumnya, artinya dapat ditunjukkan dalam hal : tenaga, daya, kernampuan, kekuatan, peranan, wewenang dan tanggung jawab.

b.      Batasan Pemberdayaan (Empowerment)

Batasan pemberdayaan (empowerment) adalah sesuatu peningkatan kemampuan yang sesungguhnya potensinya ada, yang usahanya adalah dari kurang berdaya menjadi lebih berdaya.

c.       Keterkaitan Pemberdayaan

1)        Hubungan antara pemberdayaan dengan adanya perubahan

2)        Perubahan yang direncanakan, artinya perubahan yang memang dikehendaki (planned change).

3)        Pemberdayaan dan peranan pengaruh lingkungan perubahan yang direncanakan tidak jarang terialu statis, orang enggan meherima perubahan lingkungan yang seharusnya disuaikan.

4)        Kelompok-kelompok yang mungkin dihadapi pada waktu menjalankan perencanaan pernberdayaan.

d.      Pemberdayaan SDM

Merupakan suatu aspek manajemen yang sangat strategis, karena SDM merupakan daya yang bersumber dari manusia yang akan memberi daya terhadap sumber-sumber lainnya dalm suatu manajemen.

 

B.     Perencanaan Peemberdayaan SDM

Ada empat langkah pokok yang dilakukan dalam hubungan perencanaan yaitu:

1.      Perencanaan untuk kebutuhan masa depan

2.      Perencanaan untuk keseimbangan masa depan

3.      Perencanaan untuk pengadaan dan seleksi atau untuk

4.      Perencanaan untuk pengernbangan

Manfaat perencanaan sumber daya manusia adalah sebagai berikut

1.      Organisasi dapat memanfaatkan sumber daya manusia yang sudah ada dalam organisasi secara lebih baik.

2.      Melalui sumber daya manusia yang matang, produktifitas kerja dari tenaga yang sudah ada dapat ditingkatkan.

3.      Perencanaan sumber daya manusia berkaitan dengan penentuan akan kebutuhan akan tenaga yang potensi kerja dimasa depan, baik dalam arti jumlah dan kualifikasinya untuk mengisi berbagai jabatan dan menyelenggarakan berbagai aktifitas baru kelak.

4.      Salah satu segi manajemen sumber daya manusia yang dewasa ini dirasakan semakin penting ialah penanganan informasi kebutuhan personil yang akan menempati posisi kerja.

5.      Untuk melaksanakan kegiatan pendahuluan dalam melakukan perencanaan termasuk perencanaan sumber daya manusia dapat dilakukan melalui penelitian.

6.      Rencana sumber daya manusia merupakan dasar bagi penyusunan program kerja bagi satuan kerja yang menangani sumber daya manusia organisasi.

 

C.     Pengembangan Kompetensi SDM

Dalam kompetensi ini menurut Rotwell dapat dibedakan menjadi empat, yaitu:

1.      Kompetensi Teknis (Technical Competence), yaitu kompetensi mengenai bidang yang menjadi tugas pokok organisasi.

2.      Kompetensi Manajerial (Managerial Competence) adalah kompetensi yang berhubungan dengan berbagai kemampuan manajerial yang dibutuhkan dalam menangani tugas-tugas organisasi.

3.      Kompetensi Sosial (Social Competence) yaitu kemampuan melakukan komunikasi yang dibutuhkan oleh organisasi dalam pelaksanaan tugas pokoknya.

4.      Kompetensi lntelektual /Strategik (Intelectual/Strategic Competence) yaitu kemampuan untuk berpikir secara stratejik dengan visi jauh ke depan.

 

D.    Strategi Pemberdayaan SDM

Strategi dalam sudut pandang bisa diterapkan hal-hal sebagai berikut:

1.         Kreativitas.

Bagaimana untuk mendorong agar personal untuk berkreasi dalam kepentingan lembaga. Dalam hal ini peran pimpinan sangat diperlukan , karena pimpinanlah yang bisa mendorong pegawai untuk menunjukkan kreativitas dan pimpinan menhargai hasil usaha personal tersebut.

2.         Inovasi.

Inovasi adalah upaya untuk merangsang personal didalam mencoba dan menemukan hal-hal yang baru dan merupakan kesempatan untuk menemukan strategi atau kebijakan baru yang sering kali terlupakan oleh jajaran manajemen.

3.         Sinergi

Yaitu mengadakan hubungan antar personal yang harmonis, kompak, saling mengisi dan adanya kebersamaan dan mendorong personal untuk berprestasi. Begitu pula tercipta rasa aman dan nyaman dalam menjalankan aktivitasnya sehingga hasil kerja akan meningkat dan pemberdayaan pegawai akan berjalan sesuai dengan harapan.

4.         Pemberian tanggung jawab

Sebagai pertanggungan jawab atas semua kegiatan yang dilakukan atas peran yang diberikan oleh lembaga. Semua yang dilakukan bias dipertanggungjawabkan atau akuntability setiap pekerjaan yang dilakukan.

 

E.       Cara Pemberdayaan SDM

1.      Memberi peran

2.      Membentuk kelompok kerja

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pemutusan Hubungan Kerja

 1. Pengertian PHK      P engakhiran hubungan kerja karena suatu hal tertentu yang mengakibatkan berakhirnya hak dan kewajiban antara pekerj...