Membangun Koperasi di Indonesia
Cara membangun koperasi di Indonesia sebenarnya tidaklah sulit persyaratannya, namun di era ini semakin banyak orang yang kurang tertarik dengan bergabung menjadi anggota koperasi, terutama anak muda atau yang biasa di sebut dengan kaum milenial.
Menumbuhkan rasa minat pada seseorang untuk bergabung juga merupakan hal yang tidak mudah. Selain itu minimnya pengetahuan masyarakat tentang koperasi menjadi salah satu faktor penyebab jarangnya orang yang berminat dengan koperasi. Selain itu tidak banyak orang yang tahu apa keuntungan menjadi anggota koperasi.
Koperasi merupakan salah satu faktor pendorong perekonomian Indonesia. Koperasi membantu para anggotanya untuk mensejahterakan kehidupannyadengan cara saling tolong menolong, karena koperasi berasas kekeluargaan.berikut adalah langkah-langkah pendirian koperasi
1. Berniat dengan sungguh-sungguh membangun koperasi dengan visi yang sama dan menentukanjenis koperasi yang akan dibangun
2. Mengumpulkan anggota yang sekiranya berkeinginan atau memiliki visi yang sama minimal 20 orang
3. Membentuk kepengurusan koperasi tersebut
4. Memperkenalkan koperasi dengan cara bersosialisasi ke lingkungan terdekat terlebih dahulu
5. Mengadakan rapat yang akan membahas tentang program kerja koperasi serta tujuan tujuan yang akan dicapai dalam waktu terdekat
Cara membangun koperasi di Indonesia sebenarnya tidaklah sulit persyaratannya, namun di era ini semakin banyak orang yang kurang tertarik dengan bergabung menjadi anggota koperasi, terutama anak muda atau yang biasa di sebut dengan kaum milenial.
Menumbuhkan rasa minat pada seseorang untuk bergabung juga merupakan hal yang tidak mudah. Selain itu minimnya pengetahuan masyarakat tentang koperasi menjadi salah satu faktor penyebab jarangnya orang yang berminat dengan koperasi. Selain itu tidak banyak orang yang tahu apa keuntungan menjadi anggota koperasi.
Koperasi merupakan salah satu faktor pendorong perekonomian Indonesia. Koperasi membantu para anggotanya untuk mensejahterakan kehidupannyadengan cara saling tolong menolong, karena koperasi berasas kekeluargaan.berikut adalah langkah-langkah pendirian koperasi
1. Berniat dengan sungguh-sungguh membangun koperasi dengan visi yang sama dan menentukanjenis koperasi yang akan dibangun
2. Mengumpulkan anggota yang sekiranya berkeinginan atau memiliki visi yang sama minimal 20 orang
3. Membentuk kepengurusan koperasi tersebut
4. Memperkenalkan koperasi dengan cara bersosialisasi ke lingkungan terdekat terlebih dahulu
5. Mengadakan rapat yang akan membahas tentang program kerja koperasi serta tujuan tujuan yang akan dicapai dalam waktu terdekat
Membangun Minat Kaum Muda Mendirikan Koperasi
Pada zaman sekarang, sedikit sekali anak muda yang masih berminat untuk mendirikan koperasi. Menurut penelitian, sekitar 60% anak muda tidak tertarik dengan koperasi. Padahal koperasi sangat menjanjikan menambah penghasilan. Cara membangun minat kaum muda untuk membangun koperasi bisa dengan cara
1. memulai untuk menemukan teman yang mempunyai hobi yang sama, dengan begitu koperasi akan berjalan dengan visi yang sama dan tidak sulit untuk menjalankannya karena jika sesuai dengan hobi,maka menjalankannya pun dengan rasa senang
2.memanfaatkan teknologi yang berkembang dengan pesat. Dengan adanya teknologi semakin mudah untuk mengakses apapun. Melalui teknologi, kita bisa mengetahui banyak hal tentang koperasi atau mensosialisasikan koperasi melalui internet atau media sosial.
3. Memperkenalkan koperasi dengan cara modern atau mengembangkan koperasi yang lebih modern usahanya agar kaummuda tertarik dengan koperasi.
Pengalaman Menjadi Anggota Koperasi
Saya akan menceritakan pengalaman saya menjadi anggota koperasi sekolah Saat saya baru duduk di bangku SMA PLUS PGRI CIBINONG, saya ingat saat pengenalan liingkungan sekolah saya diajak berkeliling sekolah tentunya. Dan saya baru tahu bahwa sekolah tersebut mempunyai koperasi sendiri.

Setelah itu pihak sekolah menjelaskan tentang koperasi yang ada di sekolah.
Jujur saja, awalnya saya tidak begitu tertarik, namun menjadi anggota koperasi
sekolah merupakan hal yang wajib diikuti oleh seluruh keluarga SMA PLUS PGRI
CIBINONG. Lalu pihak sekolah memberikan selembar kertas, yaitu formulir
pendaftaran menjaddi anggota koperasi yang haarus ditandatangani di atas
materai dan membayardua puluh ribu rupiah untuk dua buku yang akan diberikan
dengan saldo awal sepuluh ribu rupiah.
Setelah menandatangani formulir tersebut, setiap siswa diberikan dua macam buku tabungan. Yang pertama adalah buku tabungan tahunan, atau kami biasa menyebutnya dengan TATA. Buku tabungan ini di khususkan untuk siswa. Tabungan tahuanan ini bertujuan untuk mengajarkan ksiswa/siswi menabung, yang nantinya akan di pergunakan untuk study tour. Jadi, siswa/siswi tidak perlu membebankan orangtua nantinya saat akan pergi study tour. Dengan menabung wajib lima ribu rupiah perharinya, dalam kurung waktu 3 tahun, siswa/siswa dapat mengumpulkan uang sekitar dua juta rupiah, itu cukup untuk membayar study tour dan sisanya untuk uang saku selama study tour. Tabungan ini akan dikumpulkan setiap hari ke bendahara kelas, lalu bendahara akan menyetorkan kekoperasi sekolah. Kebetulan pada saat itu saya menjadi bendahara kelas. Setiap hari senin sampai jumat, sebelum masuk kelas saya mengambil buku tabungan tahunan dan buku laporan di koperasi, lalu pulang sekolah saya setorkan kembali dan menandatangani bukti setoran.

a) Biru: tabungan hemat, b) Kuning: tabungan tahunan
Buku tabungan yang kedua adalah tabungan hemat buku ini berfungsi seperti buku rekening pada umumnya. Uang yaang sudah di setorkan, bisa diambil kapan saja. Tabungan hemat ini menurut saya sangat membantu siswa/siswi untuk menabung. Kamidiajarkan untuk menyisihkan uang sebelum dipakai untuk keperluan lainny, bukan menabung dengan uang yang bersisa. Misalnya, saya diberi uang saku Rp30.000. maka saya bisa menyisihkan terlebih dahulu Rp10.000 untuk menabung, lalu sisanya bisa saya gunakan untuk makan siang atau ongkos pulang. Namun jika ada keperluan mendadak, saya bisa mengambil uang saya di tabungan hemat ini.
Koperasi di sekolah saya membuka toko serba usaha yang menjjua sembako,perlengkapan dan peralatan sekolah, atau sekedar camilan. Di toserba juga membuka jasa fotocopy dan menjilid.menurut saya ini mempermudah siswa/siswi serta guru,karena dengan adanya jasa tersebut, kami tidak perlu izin keluar sekolah untuk fotocopy atau sejenisnya.
Setiap tahunnya, disekolah mengadakan rapat tahunan yang dihadiri oleh seluruh pengurus koperasi, termasuk bendahara kelas yang bertanggung jawab untuk tabungan setiap kelasnya.rapat tahunan ini di selenggarakan setiap ulang tahun koperasi sekolah kami.

Setelah menandatangani formulir tersebut, setiap siswa diberikan dua macam buku tabungan. Yang pertama adalah buku tabungan tahunan, atau kami biasa menyebutnya dengan TATA. Buku tabungan ini di khususkan untuk siswa. Tabungan tahuanan ini bertujuan untuk mengajarkan ksiswa/siswi menabung, yang nantinya akan di pergunakan untuk study tour. Jadi, siswa/siswi tidak perlu membebankan orangtua nantinya saat akan pergi study tour. Dengan menabung wajib lima ribu rupiah perharinya, dalam kurung waktu 3 tahun, siswa/siswa dapat mengumpulkan uang sekitar dua juta rupiah, itu cukup untuk membayar study tour dan sisanya untuk uang saku selama study tour. Tabungan ini akan dikumpulkan setiap hari ke bendahara kelas, lalu bendahara akan menyetorkan kekoperasi sekolah. Kebetulan pada saat itu saya menjadi bendahara kelas. Setiap hari senin sampai jumat, sebelum masuk kelas saya mengambil buku tabungan tahunan dan buku laporan di koperasi, lalu pulang sekolah saya setorkan kembali dan menandatangani bukti setoran.

a) Biru: tabungan hemat, b) Kuning: tabungan tahunan
Buku tabungan yang kedua adalah tabungan hemat buku ini berfungsi seperti buku rekening pada umumnya. Uang yaang sudah di setorkan, bisa diambil kapan saja. Tabungan hemat ini menurut saya sangat membantu siswa/siswi untuk menabung. Kamidiajarkan untuk menyisihkan uang sebelum dipakai untuk keperluan lainny, bukan menabung dengan uang yang bersisa. Misalnya, saya diberi uang saku Rp30.000. maka saya bisa menyisihkan terlebih dahulu Rp10.000 untuk menabung, lalu sisanya bisa saya gunakan untuk makan siang atau ongkos pulang. Namun jika ada keperluan mendadak, saya bisa mengambil uang saya di tabungan hemat ini.
Koperasi di sekolah saya membuka toko serba usaha yang menjjua sembako,perlengkapan dan peralatan sekolah, atau sekedar camilan. Di toserba juga membuka jasa fotocopy dan menjilid.menurut saya ini mempermudah siswa/siswi serta guru,karena dengan adanya jasa tersebut, kami tidak perlu izin keluar sekolah untuk fotocopy atau sejenisnya.
Setiap tahunnya, disekolah mengadakan rapat tahunan yang dihadiri oleh seluruh pengurus koperasi, termasuk bendahara kelas yang bertanggung jawab untuk tabungan setiap kelasnya.rapat tahunan ini di selenggarakan setiap ulang tahun koperasi sekolah kami.
