Kamis, 16 November 2017

Tugas 5

Contoh Penerapan Orientasi pada Suatu Perusahaan
Dalam menghadapi peluang dan persaingan, salah satu strategi yang dapat diterapkan JASINDO adalah strategi orientasi pasar. Penerapan strategi orientasi pasar JASINDO diukur dengan menggunakan prinsip dasar strategi orientasi pasar yakni information intelligence, information dissemination dan responsiveness dan komponen pendukungnya yakni struktur organisasi, desain proses, teknologi informasi, sistem penghargaan, kepemimpinan, budaya, dan manajemen kompetensi. Data didapat dari wawancara dengan karyawan JASINDO yang telah memiliki pengalaman bekerja lama dan masuk dalam struktur manajemen. Wawancara dilakukan dalam kondisi formal dan informal untuk mendapatkan informasi yang detail dan saling melengkapi. JASINDO dalam penerapan orientasi pasar telah mampu menerapkan prinsip dasar strategi orientasi pasar, namun dalam komponen pendukung terdapat beberapa komponen yang perlu ditingkatkan. Peningkatan komponen pendukung perlu dilakukan untuk meningkatkan hasil strategi orientasi pasar. Komponen pendukung yang dianggap perlu dikembangkan antara lain teknologi informasi, sistem penghargaan, kepemimpinan, dan budaya.


Kejujuran Sebgai Kata Kunci Keberhasilan dalam Karir Perdagangan
     Wirausaha adalah seseorang yang berani berusaha secara mandiri dengan mengerahkan segala sumber daya dan upaya meiputi kepandaian mengenali produk baru, menentukan cara produksi baru, menyusun operasi untuk pengadaan produk baru, memasarkannya serta mengatur pemodalan operasinya untuk menghasilkan sesuatu yang bernilai lebih tinggi. Seorang wirausaha yang memiliki keyakinan dan kepribadian dalam memulai usahanya akan selalu menerapkan nilai - nilai kejujuran dalam berwirausaha. Dalam hal berwirausaha tentu banyak pesaing - pesaing kita diluar sana yang bekerja keras untuk dapat bersaing dan mendapatkan profit yang maksimum. Maka kejujuran adalah sikap yang sangat penting untuk diterapkan agar masyarakat dan orang lain bisa percaya dan yakin dengan usaha kita. Usaha yang dilandasi sikap kejujuran akan membawa dampak yang baik bagi usaha itu sendiri. Jujur bukan hanya membawa dampak baik bagi usaha namun mencipatakan seseorang untuk mengatakan jujur dengan kondisi yang sebenarnya. Contohnya pada saat produk usaha kita sedang mengalami gagal produk , kita harus jujur kepada konsumen  kondisi barang kita sebenarnya. Dengan begitu konsumen akan menilai kita jujur dalam berwirausaha.. Karena jika kita tidak jujur akan membawa dampak buruk bagi usaha kita. Apabila kita tidak jujur pelanggan akan meninggalkan produk kita sehingga profit kita akan menurun. Orang yang usahanya ingin maju adalah orang yang selalu optimis dan selalu menerapkan nilai - nilai kejujuran di usahanya.Karena Salah satu kunci keberhasilan seorang wirausaha di dalam usahanya adalah sifat kejujuran dan kepercayaan dari masyarakat konsumen terhadap dirinya.

Pentingnya Penerapan CRM bagi Pengusaha
CRM diterapkan dengan cara mengumpulkan informasi tentang pelanggan dan melakukan analisa dari informasi yang sudah terkumpul tersebut. Contohnya sebuah perusahaan asuransi menginput setiap data pelanggannya di komputer pada saat hendak mencetak polis, data tersebut terkumpul dalam sebuah database. Data-data tersebut mencakup informasi lengkap dari data pelanggan.

Perusahaan kemudian menggunakan data tersebut untuk menganalisa, misalnya pelanggan yang loyal siapa saja, sudah berapa tahun dan apakah tiap tahun pembelian polisnya meningkat terus. Setelah menganalisa hal tersebut, maka tindakan selanjutnya adalah menentukan langkah-langkah apa untuk mempertahankan pelanggan tersebut dan reward apa yang diberikan untuk memacu pelanggan tersebut meningkatkan pembelian polisnya.

Dari contoh di atas kita dapat melihat betapa CRM dapat membawa perusahaan untuk lebih dekat dengan pelanggannya. CRM menghilangkan gap yang mungkin saja terjadi antara perusahaan dan pelanggannya. Kemajuan informasi teknologi saat ini yang semakin pesat dan persaingan bisnis yang semakin ketat, membuat perusahaan tidak hanya dapat mengandalkan pada penjualan produk atau jasa saja, namun kebutuhan akan sistim CRM akan semakin terasa dari hari demi hari. Saat ini CRM sudah dibuat dalam aplikasi software oleh perusahaan-perusahaan yang berbasis informasi teknologi.

Contoh produk aplikasi software CRM yang cukup ternama adalah GoldMine. GoldMine merupakan alat yang memprovide sebuah bisnis untuk mengumpulkan, menyimpan dan menganalisa informasi customer. Di design untuk perusahaan kecil sampai menengah, GoldMine mengumpulkan dan memsentralisasi semua informasi yang dibutuhkan perusahaan, dan hasil yang diperoleh dapat membuat setiap karyawan bekerja maksimal secara efektif dan efisien. GoldMine merupakan solusi untuk memanage informasi prospek dan klien, yang membuat tim-tim dalam perusahaan tidak harus mengahabiskan banyak waktu untuk tugas administrative dan memiliki banyak waktu untuk merealisasikan hasil yang ingin di capai.

Perusahaan juga dapat menggunakan aplikasi CRM yang dibuat secara sistimatis dan otomatis dengan menggunakan kecanggihan teknologi saat ini. Aplikasi ini sangat efektif dan bisa dengan cepat memberikan informasi yang diperlukan oleh perusahaan. Dengan aplikasi ini direksi perusahaan tidak harus menunggu lama untuk mendapatkan analisa yang diperlukan, dengan cepat dan otomatis semua data yang diperlukan dapat diperoleh.

Kesimpulan
CRM menjadi suatu hal yang semakin lama semakin dirasakan penting bagi semua bisnis yang ada, di era persaingan yang semakin ketat ini. Pelayanan nasabah perusahaan semakin meningkat seiring dengan meningkatnya keinginan dan harapan dari pelanggan terhadap produk, jasa dan perusahaan. CRM menjadi suatu metode dimana perusahaan dapat tersambungi dengan pelanggannya, sehingga perusahaan dapat memberikan layanan yang terbaik. Perusahaan yang menerapkan CRM dengan benar dan berhasil, maka tentu saja akan memberikan peningkatan dalam penjualan dan keuntungan perusahaan.

Keuntungan atau Manfaat CRM
Terdapat banyak pendapat mengenai apa saja keuntungan atau manfaat dari CRM, seperti:
1. Penggunannya CRM mempunyai banyak manfaat bagi peningkatan nilai suatu perusahaan:
* Meningkatkan kesetiaan pelanggan
Dengan aplikasi CRM memungkinkan bagi perusahaan untuk memakai semua informasi yang berhasil dikumpulkan dari berbagai sumber dengan pelanggan seperti melalui call center, web, layanan di lapangan, dan staf pemasaran. Penerimaan informasi yang konsisten ini memungkinkan pelayanan serta penjualan yang lebih baik berkat berbagai macam informasi penting tentang para pelanggan tersebut.
* Mengurangi biaya
CRM yang dituangkan dalam sebuah skema program pemasaran yang terfokus serta spesifik memungkinkan perusahaan memakai biaya yang lebih murah dalam pelayanan serta penjualan yang tertuju ke pelanggan yang tepat dalam waktu yang tepat juga.
* Kegiatan operasional semakin efisien
Semakin berkurang beban arus kas dan resiko turunnya kualitas pelayanan ke pelanggan berkat otomasi proses layanan dan penjualan. Contohnya pemakaian teknologi call center serta web dapat mengurangi hambatan proses administratif, biaya, maupun birokrasi yang bisa saja muncul.
* Time to market meningkat
Berkat aplikasi CRM yang memungkinkan terkumpulnya data trend pembelian dan informasi dari pelanggan akan mempercepat produk masuk ke pasar.
* Pendapatan meningkat
Informasi yang didapat dari aplikasi CRM dapat meningkatkan keuntungan serta pendapatan perusahaan. Misalnya perusahaan dapat melakukan penjualan secara global melalui website tanpa perlu melakukan upaya khusus untuk mendukung kegiatan pelayanan serta penjualan tersebut.

2. Penggunaan CRM membantu perusahaan dalam membuat produk baru yang didasarkan pada pengetahuan mengenai dinamika yang ada di pasar, keinginan pelanggan, dan pesaing lain. Hal ini bisa dilakukan dengan cara:
* Menjaga kesetiaan pelanggan yang telah ada dan tetap menarik pelanggan baru
* Respon cepat ke pelanggan
* Melihat lalu mendapatkan peluang
* Menawarkan produk lain yang sekiranya dibutuhkan pelanggan berdasarkan pembelian yang dilakukan (cross selling)
* Penawaran status yang lebih tinggi ke pelanggan melalui upgrading, misal silver card versus gold card.
* Otomasi proses untuk peningkatan efisiensi
* Mencegah penipuan dengan identifikasi kebiasaan para pelanggan
* Penyimpanan data pelanggan dalam satu sistem tertentu untuk mengurangi resiko operasional.

3. Perusahaan yang memakai konsep CRM mendapatkan manfaat sebagai berikut:
* Menjaga kesetiaan pelanggan yang telah ada dan menarik pelanggan baru
* Menawarkan produk lain yang sekiranya dibutuhkan pelanggan berdasarkan pembelian yang dilakukan (cross selling)
* Penawaran status yang lebih tinggi ke pelanggan melalui upgrading
* Respon cepat ke pelanggan, dsb.
Itulah beberapa penjelasan tentang apa itu CRM dan manfaat/keuntungannya yang penting untuk diketahui.


Referensi:

Pemutusan Hubungan Kerja

 1. Pengertian PHK      P engakhiran hubungan kerja karena suatu hal tertentu yang mengakibatkan berakhirnya hak dan kewajiban antara pekerj...