Contoh Penerapan Orientasi pada Suatu Perusahaan
Dalam
menghadapi peluang dan persaingan, salah satu strategi yang dapat diterapkan
JASINDO adalah strategi orientasi pasar. Penerapan strategi orientasi pasar
JASINDO diukur dengan menggunakan prinsip dasar strategi orientasi pasar yakni
information intelligence, information dissemination dan responsiveness dan
komponen pendukungnya yakni struktur organisasi, desain proses, teknologi
informasi, sistem penghargaan, kepemimpinan, budaya, dan manajemen kompetensi.
Data didapat dari wawancara dengan karyawan JASINDO yang telah memiliki
pengalaman bekerja lama dan masuk dalam struktur manajemen. Wawancara dilakukan
dalam kondisi formal dan informal untuk mendapatkan informasi yang detail dan
saling melengkapi. JASINDO dalam penerapan orientasi pasar telah mampu menerapkan
prinsip dasar strategi orientasi pasar, namun dalam komponen pendukung terdapat
beberapa komponen yang perlu ditingkatkan. Peningkatan komponen pendukung perlu
dilakukan untuk meningkatkan hasil strategi orientasi pasar. Komponen pendukung
yang dianggap perlu dikembangkan antara lain teknologi informasi, sistem
penghargaan, kepemimpinan, dan budaya.
Kejujuran Sebgai Kata Kunci Keberhasilan dalam Karir Perdagangan
Wirausaha adalah seseorang yang berani berusaha secara mandiri
dengan mengerahkan segala sumber daya dan upaya meiputi kepandaian mengenali
produk baru, menentukan cara produksi baru, menyusun operasi untuk pengadaan
produk baru, memasarkannya serta mengatur pemodalan operasinya untuk
menghasilkan sesuatu yang bernilai lebih tinggi. Seorang wirausaha yang
memiliki keyakinan dan kepribadian dalam memulai usahanya akan selalu
menerapkan nilai - nilai kejujuran dalam berwirausaha. Dalam hal berwirausaha
tentu banyak pesaing - pesaing kita diluar sana yang bekerja keras untuk dapat
bersaing dan mendapatkan profit yang maksimum. Maka kejujuran adalah sikap yang
sangat penting untuk diterapkan agar masyarakat dan orang lain bisa percaya dan
yakin dengan usaha kita. Usaha yang dilandasi sikap kejujuran akan membawa
dampak yang baik bagi usaha itu sendiri. Jujur bukan hanya membawa dampak baik
bagi usaha namun mencipatakan seseorang untuk mengatakan jujur dengan kondisi
yang sebenarnya. Contohnya pada saat produk usaha kita sedang mengalami gagal
produk , kita harus jujur kepada konsumen kondisi barang kita sebenarnya.
Dengan begitu konsumen akan menilai kita jujur dalam berwirausaha.. Karena jika
kita tidak jujur akan membawa dampak buruk bagi usaha kita. Apabila kita tidak
jujur pelanggan akan meninggalkan produk kita sehingga profit kita akan
menurun. Orang yang usahanya ingin maju adalah orang yang selalu optimis dan
selalu menerapkan nilai - nilai kejujuran di usahanya.Karena Salah satu kunci
keberhasilan seorang wirausaha di dalam usahanya adalah sifat kejujuran dan
kepercayaan dari masyarakat konsumen terhadap dirinya.
Pentingnya
Penerapan CRM bagi Pengusaha
CRM
diterapkan dengan cara mengumpulkan informasi tentang pelanggan dan melakukan
analisa dari informasi yang sudah terkumpul tersebut. Contohnya sebuah
perusahaan asuransi menginput setiap data pelanggannya di komputer pada saat
hendak mencetak polis, data tersebut terkumpul dalam sebuah database. Data-data
tersebut mencakup informasi lengkap dari data pelanggan.
Perusahaan
kemudian menggunakan data tersebut untuk menganalisa, misalnya pelanggan yang
loyal siapa saja, sudah berapa tahun dan apakah tiap tahun pembelian polisnya
meningkat terus. Setelah menganalisa hal tersebut, maka tindakan selanjutnya
adalah menentukan langkah-langkah apa untuk mempertahankan pelanggan tersebut
dan reward apa yang diberikan untuk memacu pelanggan tersebut meningkatkan
pembelian polisnya.
Dari
contoh di atas kita dapat melihat betapa CRM dapat membawa perusahaan untuk
lebih dekat dengan pelanggannya. CRM menghilangkan gap yang mungkin saja
terjadi antara perusahaan dan pelanggannya. Kemajuan informasi teknologi saat
ini yang semakin pesat dan persaingan bisnis yang semakin ketat, membuat
perusahaan tidak hanya dapat mengandalkan pada penjualan produk atau jasa saja,
namun kebutuhan akan sistim CRM akan semakin terasa dari hari demi hari. Saat
ini CRM sudah dibuat dalam aplikasi software oleh
perusahaan-perusahaan yang berbasis informasi teknologi.
Contoh
produk aplikasi software CRM yang cukup ternama adalah GoldMine.
GoldMine merupakan alat yang memprovide sebuah bisnis untuk mengumpulkan,
menyimpan dan menganalisa informasi customer. Di design untuk perusahaan
kecil sampai menengah, GoldMine mengumpulkan dan memsentralisasi semua
informasi yang dibutuhkan perusahaan, dan hasil yang diperoleh dapat membuat
setiap karyawan bekerja maksimal secara efektif dan efisien. GoldMine merupakan
solusi untuk memanage informasi prospek dan klien, yang membuat tim-tim dalam
perusahaan tidak harus mengahabiskan banyak waktu untuk tugas administrative
dan memiliki banyak waktu untuk merealisasikan hasil yang ingin di capai.
Perusahaan
juga dapat menggunakan aplikasi CRM yang dibuat secara sistimatis dan otomatis
dengan menggunakan kecanggihan teknologi saat ini. Aplikasi ini sangat efektif
dan bisa dengan cepat memberikan informasi yang diperlukan oleh perusahaan.
Dengan aplikasi ini direksi perusahaan tidak harus menunggu lama untuk
mendapatkan analisa yang diperlukan, dengan cepat dan otomatis semua data yang
diperlukan dapat diperoleh.
Kesimpulan
CRM menjadi suatu hal yang semakin lama semakin dirasakan penting bagi semua
bisnis yang ada, di era persaingan yang semakin ketat ini. Pelayanan nasabah
perusahaan semakin meningkat seiring dengan meningkatnya keinginan dan harapan
dari pelanggan terhadap produk, jasa dan perusahaan. CRM menjadi suatu metode
dimana perusahaan dapat tersambungi dengan pelanggannya, sehingga perusahaan
dapat memberikan layanan yang terbaik. Perusahaan yang menerapkan CRM dengan
benar dan berhasil, maka tentu saja akan memberikan peningkatan dalam penjualan
dan keuntungan perusahaan.
Keuntungan
atau Manfaat CRM
Terdapat
banyak pendapat mengenai apa saja keuntungan atau manfaat dari CRM, seperti:
1.
Penggunannya CRM mempunyai banyak manfaat bagi peningkatan nilai suatu
perusahaan:
*
Meningkatkan kesetiaan pelanggan
Dengan
aplikasi CRM memungkinkan bagi perusahaan untuk memakai semua informasi yang
berhasil dikumpulkan dari berbagai sumber dengan pelanggan seperti melalui call
center, web, layanan di lapangan, dan staf pemasaran. Penerimaan informasi yang
konsisten ini memungkinkan pelayanan serta penjualan yang lebih baik berkat
berbagai macam informasi penting tentang para pelanggan tersebut.
*
Mengurangi biaya
CRM
yang dituangkan dalam sebuah skema program pemasaran yang terfokus serta
spesifik memungkinkan perusahaan memakai biaya yang lebih murah dalam pelayanan
serta penjualan yang tertuju ke pelanggan yang tepat dalam waktu yang tepat
juga.
*
Kegiatan operasional semakin efisien
Semakin
berkurang beban arus kas dan resiko turunnya kualitas pelayanan ke pelanggan
berkat otomasi proses layanan dan penjualan. Contohnya pemakaian teknologi call
center serta web dapat mengurangi hambatan proses administratif, biaya, maupun
birokrasi yang bisa saja muncul.
* Time
to market meningkat
Berkat
aplikasi CRM yang memungkinkan terkumpulnya data trend pembelian dan informasi
dari pelanggan akan mempercepat produk masuk ke pasar.
*
Pendapatan meningkat
Informasi
yang didapat dari aplikasi CRM dapat meningkatkan keuntungan serta pendapatan
perusahaan. Misalnya perusahaan dapat melakukan penjualan secara global melalui
website tanpa perlu melakukan upaya khusus untuk mendukung kegiatan pelayanan
serta penjualan tersebut.
2. Penggunaan CRM membantu perusahaan dalam membuat produk baru yang didasarkan pada pengetahuan mengenai dinamika yang ada di pasar, keinginan pelanggan, dan pesaing lain. Hal ini bisa dilakukan dengan cara:
*
Menjaga kesetiaan pelanggan yang telah ada dan tetap menarik pelanggan baru
*
Respon cepat ke pelanggan
*
Melihat lalu mendapatkan peluang
* Menawarkan
produk lain yang sekiranya dibutuhkan pelanggan berdasarkan pembelian yang
dilakukan (cross selling)
*
Penawaran status yang lebih tinggi ke pelanggan melalui upgrading, misal silver
card versus gold card.
*
Otomasi proses untuk peningkatan efisiensi
*
Mencegah penipuan dengan identifikasi kebiasaan para pelanggan
*
Penyimpanan data pelanggan dalam satu sistem tertentu untuk mengurangi resiko
operasional.
3. Perusahaan yang memakai konsep CRM mendapatkan manfaat sebagai berikut:
*
Menjaga kesetiaan pelanggan yang telah ada dan menarik pelanggan baru
*
Menawarkan produk lain yang sekiranya dibutuhkan pelanggan berdasarkan
pembelian yang dilakukan (cross selling)
*
Penawaran status yang lebih tinggi ke pelanggan melalui upgrading
*
Respon cepat ke pelanggan, dsb.
Itulah
beberapa penjelasan tentang apa itu CRM dan manfaat/keuntungannya yang penting
untuk diketahui.
Referensi: