Sejarah Lahirnya Manajemen Sumber Daya Manusia
Diperlukannya
sumber daya manusia menjadi awal timbulnya revolusi industri di Inggris yang
berdampak pada perubahan cara produksi dan penanganan sumber daya manusia. Hal ini
memungkinkan diproduksinya barang secara besar-besarab yang menyebabkan pemilik
perusahaan mulai memikirkan gaji dan penempatan, akhirnya dibentuklah
Sekertaris Kesejahteraan yaang bertugas memikirkan cara perumusan ekonomi para
pekerja dan mencegah para pekerja yang membentuk sarikat pekerja.
Revolusi
industri ini telah menjalar keseluruh belahan dunia pada awal Abad 20. Perkembangan
ini ternyata berdampak pada manajemen umum dan manajemen sumber daya manusia. Tokoh
yang menjadi Bapak Manajemen adalah Federick W. Taylor dan Henry Fayol. Pada tahun
1940, Abraham H. Maslow membuktikan bahwa perlunya perhatian kepada unsur
manusia dalam suatu organisasi.
Pengertian Manajemen Sumber Daya Manusia
Manajemen
Sumber Daya Manusia merupakan pengakuan pentingnya tenaga kerja organisasi
sebagai sumber daya manusia yang snagat penting dalam memberi kontribusi bagi
tujuan-tujuan organisassi dan penggunaan beberapa fungsi dan kegiatan untuk
memastikan bahwa SDM tersebut digunakan secara efektif dan adil bagi
kepentingan individu, organisasi dan masyarakat.
Fungsi-Fungsi Manajemen Sumber Daya Manusia
1.
Perencanaan utnutk kebutuhan SDM
2.
Staffing sesuai dengan kebutuhan organisasi
3.
Penilaian kinerja
4.
Perbaikan kualitas pekerja dan lingkungan kerja
5.
Pencapaian efektifitas hubungan kerja
Tujuan Manajemen Sumber Daya Manusia
1.
Memberi pertimbangan manajemen dalam membuat kebijakan
SDM untuk memastikan bahwa organisasi memiliki pekerja yang bermotivasi dan
berkinerja tinggi.
2.
Mengimplementasikan dan menjaga semua kebijakan dan
prosedur SDM yang memungkinkan organisasi mampu mencapai tujuannya.
3.
Membantu dalam pengembangan arah keseluruhan organisasi
dan strategi’
4.
Memberi dukungan dan kondisi yang akan membantu manajer
lini mencapai tujuan.
5.
Menangani berbagai krisis dan situasi sulit dalam
hubungan antar pekerja.
6.
Menyediakan media komunikasi antara pekerja dan manajemen
organisasi.
7.
Bertindak sebagai pemelihara standar organisasional dan
nilai dalam manajemen SDM.
Kebijakan dan Kegiatan Manajemen Sumber Daya Manusia
1.
Employee influence
2.
Human resouce flow
3.
Rewards system
4.
Work system
Basis Teori Manajemen Sumber Daya Manusia